Islam ialah sebuah cara dan kaedah hidup yang boleh dan akan diterima oleh semua lapisan masyarakat , tanpa perbezaan bangsa , bahasa dan negara. Asas ajaran Islam sangat-sangat mudah ia itu “Lailaha Illallah , Muhammadar Rasullullah”, Tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan Muhammad Itu pesuruh Allah. Islam ialah asal dan asas kehidupan setiap orang manusia. Untuk mengenali agama Islam , kita hanya perlu mengenal siapa diri kita dan untuk apakah kehidupan ini . Ramai manusia termasuk orang yang beragama Islam sendiri tidak dapat menerima Islam dengan sepenuh hati mereka kerana mereka tidak mengenal dengan Islam.
Sebenarnya ! Tiada sebarang ajaran khas di dalam Islam . Islam bukanlah sebuah agama atau falsafah ; Islam hanyalah sebuah cara dan kaedah hidup yang mudah , selamat dan sempurna. Jika kita ingin terangkan Islam dalam sebaris perkataan ia boleh dikatakan sebegini , “Islam ialah sebuah gaya dan cara hidup yang bersih , mudah , suci dan selamat bagi setiap orang manusia”.
Sesuatu yang paling ramai takut dengan Islam ialah hukumannya . Hukuman Islam sangat-sangat berat tetapi tujuan hukuman tersebut ialah untuk mengelakkan kesalahan berlaku dan menghalang jenayah dan bukan untuk menyeksa manusia. Tujuan utama undang-undang Islam ialah untuk menjaga hak anda , menjaga keluarga anda , untuk menyelamatkan harta anda , untuk menyelamatkan diri anda , melindungi kaum wanita dari menjadi mangsa rogol , untuk menyelamatkan manusia yang lemah , dan tiada tujuan lain.
Motif utama semua agama di dunia ini ialah untuk menyelamatkan semua manusia dari dunia ini dan membawanya ke dunia berikut dengan selamat. Semua agama di dunia ini memberikan peringatan , amaran dan mengajar manusia tentang dunia ini dan asal manusia supaya dia menyedari tentang dirinya dan buat persediaan untuk meninggalkan dunia ini dan maju ke dunia berikutnya.
Islam hanya mengajar manusia tentang dunia berikut sahaja , Islam tidak mengajar manusia tentang rahsia dunia ini kehidupan ini kerana seorang pesakit hanya perlu mengetahui sedikit tentang penyakitnya dan rawatan yang diberikan. Dia tidak perlu mengetahui secara mendalam dan secara saintifik tentang asal usul penyakit dan rawatan tersebut. Kalau pun diterangkan , sudah pasti tidak akan faham. Hanya doktor yang perlu mengetahui segala-galanya tentang penyakit dan perubatan bukan pesakit. Kalau pesakit tahu cara mencegah penyakit sudah memandai.
Allah Maha mengetahui , Dia kenal segala jenis penyakit dan kelemahan manusia , Dia terus memberikan ubat dan mengajar cara-cara mencegah penyakit . Seorang yang membeli atau membawa kereta tidak perlu belajar cara membina enjin , gear box dan sebagainya. Dia hanya perlu belajar cara memandu dan menjaga kereta tersebut sahaja. Pembinaan kereta , membaiki kereta dan sebagainya akan diuruskan oleh seseorang khas yang ada kebolehan untuknya.
Katakanlah:”Kami beriman kepada Allah, dan kepada apa yang telah diturunkan kepada kami, dan kepada apa yang telah diturunkan kepada Nabi-nabi: Ibrahim, dan lsmail, dan Ishak, dan Yaakub, dan keturunannya, dan kepada apa yang telah diberikan kepada Nabi-nabi: Musa dan Isa, dan sekalian Nabi-nabi dari Tuhan mereka. Kami tidak membeza-bezakan seseorang pun di antara mereka, dan kepada Allah jualah kami berserah diri”. (Aali Imraan: 84)
Tujuan Islam diwahyukan
adalah untuk membimbing, menuntun, dan menolong manusia agar ia bisa
mengetahui asal-usulnya, makna keberadaannya di tengah-tengah alam
semesta, dan tujuan akhirnya yang sebenarnya.
1). Islam mengajarkan bahwa manusia barasal dari Allah, berada dalam kekuasaan Allah, dan kembali kepada Allah. Sesungguhnya kita berasal dari Allah dan kepada-Nyalah kita kembali (QS Al-Baqarah [2] : 156).
Berasal dari Allah artinya kita diciptakan Allah, berada dalam kekuasaan Allah berarti kita tidak pernah terpisah dari Allah, terlepas dari Allah, dan berdiri sendiri diluar Allah.
Sedangkan kembali kepada Allah berarti kembali ke asal mula, kembali kepada Yang Mutlak, Tak Terbatas, dan Yang Esa, yaitu Allah, karena memang tiada sesuatu pun yang berada di luar Yang Mutlak.
2). Islam mengajarkan bahwa Allah itu Pencipta, Pemilik, Penguasa, Pengatur, Pemelihara, Penjaga, dan Yang Mengurus segala sesuatu yang ada di alam semesta (QS Al Faatihah [1] : 2). Oleh sebab itu, juga tiada sesuatu pun yang terlepas dari pengaturan, pemeliharaan, dan penjagaan allah.
3). Islam mengajarkan bahwa Allah itu memberi manusia petunjuk, bimbingan, tuntunan, pertolongan, dan perlindungan. Petunjuk Allah itu ada yang langsung dan tidak langsung. Petunjuk Allah yang tidak langsung itu melalui para malaikat-Nya kitab suci-Nya, para rasul, nabi, dan wali-Nya.
Sedangkan bimbingan Allah secara langsung itu melalui hidayah, ilham dan wahyu khusus untuk nabi dan rasul-Nya.
4). Islam mengajarkan bahwa Allah itu menurunkan hujan, memberi manusia rezeki, menyembuhkan penyakit (yang bisa menyembuhkan bukan dokter, dokter hanya bisa memberi resep), dan menyelamatkan manusia, dan yang selain Allah itu tidak bisa mendatangkan mudarat dan manfaat tanpa seizin allah.
5). Islam mengajarkan bahwa allah itu dekat dengan manusia......... Dan apabila hamba-Ku bertanya kepadamu tentang AKU, maka (jawablah) bahwa AKU dekat (QS Al-Baqarah [2] : 186). Allah itu selalu bersama kita dimana pun kita berada........., "Dan DIA bersama kamu dimana saja kamu berada" (QS Al Hadiid [57] : 4).
6). Islam mengajarkan bahwa Allah itu berada dimana-mana, sehingga kita bisa menyaksikan Allah dimana pun kita berada. "Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, maka kemana pun kamu menghadap disitulah wajah Allah" (QS Al Baqarah [2] : 115). Wajah Allah itu jangan dibayangkan secara fisik berupa mata, hidung, mulut, dan telinga seperti manusia, karena Allah bukanlah benda fisik seperti manusia, tetapi dipahami sebagai wujud Allah, sehingga kita bisa menemukan wujud Allah dimana pun kita berada.
7). Islam mengajarkan bahwa Allah itu berbicara (berfirman), mengajak kita berbicara, mendengarkan doa, mengabulkan doa kita dan memerintahkan kita berdoa. Dan Tuhan-mu berfirman, "Berdoalah kepada-KU, niscaya KU-perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang yang menyombongkan diri dari menyembah-KU (tidak mau berdoa kepada-KU) akan masuk neraka jahannam dalam keadaan hina dina (QS Al-Mu'min/Ghaafir [40] : 60).
Neraka Jahannam itu juga bisa dipahami sebagai simbol azab, siksa, dan penderiaan, sehingga orang yang tidak mau berdoa itu pasti selalu tersiksa dan menderita.
8). Islam mengajarkan bahwa segala sesuatu yang ada di langit dan di bumi ini milik Allah. Kepunyaan Allah-lah apa yang di langit dan apa yang ada di bumi(QS An-Nisa' [4] : 126; QS Al Baqarah [2] : 255).
Sebagai pemilik sagala yang ada, Allah mengatur, menentukan dan menggunakansegala apa yang dimiliki-Nya sesuai dengan kehendak-Nya, sesuai dengan ilmu-Nya dan juga sesuai dengan sunatullah yang ditetapkan-Nya.
9). Islam mengajarkan bahwa segala yang ada itu wujudnya bergantung pada Allah. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.(QS Al Ikhlaash [112] : 2).
Jika segala sesuatu bergantung pada Allah, maka dengan sendirinya juga tiada sesuatu pun selain Allah itu yang berdiri sendiri terpisah dan terlepas dari Allah, berada diluar Allah, dan berhadap-hadapan dengan Allah.
Kebenaran ajaran Islam yang diwahyukan itu pada gilirannya bisa mengingatkan dan menyadarkan manusia bahwa keberadaannya yang hanya sekejap di dunia ini mempunyai tugas, kewajiban dan tanggung jawab yang telah ditentukan dan ditetapkan oleh Allah, yaitu untuk beribadah dengan cara tunduk, menyerah, mau diperintah dan mau melaksanakan perintah-Nya (QS Adz-Dzaariyaat [51] : 56). Sedangkan tanggung jawabnya adalah sebagai khlifah, sebagai wakil Allah di muka bumi, sebagai pelaksana kehendak Allah dan juga sebagai pemimpin, baik pemimpin bagi dirinya sendiri, maupun bagi sesama makhluk lainnya (QS Al Baqarah [2] : 30).
Dengan demikian, jelaslah bahwa tujuan Islam diwahyukan adalah agar manusia bisa mengenal Allah dengan segala keagungan, kebesaran, dan kekuasaan-Nya, serta petunjuk, perintah, pertolongan dan perlindungan-Nya.
Tugas, kewajiban dan tanggung jawab manusia adalah mewujudkan ajaran Islam itu dalam kehidupan nyata, sehingga Islam bisa menjadi rahmat bagi seluruh alam semesta (rahmatan lil 'alamin).
Semoga Allah memberi kita kekuatan dan kesanggupan serta memudahkan kita untuk bisa melaksanakan apa yang dikehendaki-Nya. Amin Ya Rabbal 'Alamin.
1). Islam mengajarkan bahwa manusia barasal dari Allah, berada dalam kekuasaan Allah, dan kembali kepada Allah. Sesungguhnya kita berasal dari Allah dan kepada-Nyalah kita kembali (QS Al-Baqarah [2] : 156).
Berasal dari Allah artinya kita diciptakan Allah, berada dalam kekuasaan Allah berarti kita tidak pernah terpisah dari Allah, terlepas dari Allah, dan berdiri sendiri diluar Allah.
Sedangkan kembali kepada Allah berarti kembali ke asal mula, kembali kepada Yang Mutlak, Tak Terbatas, dan Yang Esa, yaitu Allah, karena memang tiada sesuatu pun yang berada di luar Yang Mutlak.
2). Islam mengajarkan bahwa Allah itu Pencipta, Pemilik, Penguasa, Pengatur, Pemelihara, Penjaga, dan Yang Mengurus segala sesuatu yang ada di alam semesta (QS Al Faatihah [1] : 2). Oleh sebab itu, juga tiada sesuatu pun yang terlepas dari pengaturan, pemeliharaan, dan penjagaan allah.
3). Islam mengajarkan bahwa Allah itu memberi manusia petunjuk, bimbingan, tuntunan, pertolongan, dan perlindungan. Petunjuk Allah itu ada yang langsung dan tidak langsung. Petunjuk Allah yang tidak langsung itu melalui para malaikat-Nya kitab suci-Nya, para rasul, nabi, dan wali-Nya.
Sedangkan bimbingan Allah secara langsung itu melalui hidayah, ilham dan wahyu khusus untuk nabi dan rasul-Nya.
4). Islam mengajarkan bahwa Allah itu menurunkan hujan, memberi manusia rezeki, menyembuhkan penyakit (yang bisa menyembuhkan bukan dokter, dokter hanya bisa memberi resep), dan menyelamatkan manusia, dan yang selain Allah itu tidak bisa mendatangkan mudarat dan manfaat tanpa seizin allah.
5). Islam mengajarkan bahwa allah itu dekat dengan manusia......... Dan apabila hamba-Ku bertanya kepadamu tentang AKU, maka (jawablah) bahwa AKU dekat (QS Al-Baqarah [2] : 186). Allah itu selalu bersama kita dimana pun kita berada........., "Dan DIA bersama kamu dimana saja kamu berada" (QS Al Hadiid [57] : 4).
6). Islam mengajarkan bahwa Allah itu berada dimana-mana, sehingga kita bisa menyaksikan Allah dimana pun kita berada. "Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, maka kemana pun kamu menghadap disitulah wajah Allah" (QS Al Baqarah [2] : 115). Wajah Allah itu jangan dibayangkan secara fisik berupa mata, hidung, mulut, dan telinga seperti manusia, karena Allah bukanlah benda fisik seperti manusia, tetapi dipahami sebagai wujud Allah, sehingga kita bisa menemukan wujud Allah dimana pun kita berada.
7). Islam mengajarkan bahwa Allah itu berbicara (berfirman), mengajak kita berbicara, mendengarkan doa, mengabulkan doa kita dan memerintahkan kita berdoa. Dan Tuhan-mu berfirman, "Berdoalah kepada-KU, niscaya KU-perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang yang menyombongkan diri dari menyembah-KU (tidak mau berdoa kepada-KU) akan masuk neraka jahannam dalam keadaan hina dina (QS Al-Mu'min/Ghaafir [40] : 60).
Neraka Jahannam itu juga bisa dipahami sebagai simbol azab, siksa, dan penderiaan, sehingga orang yang tidak mau berdoa itu pasti selalu tersiksa dan menderita.
8). Islam mengajarkan bahwa segala sesuatu yang ada di langit dan di bumi ini milik Allah. Kepunyaan Allah-lah apa yang di langit dan apa yang ada di bumi(QS An-Nisa' [4] : 126; QS Al Baqarah [2] : 255).
Sebagai pemilik sagala yang ada, Allah mengatur, menentukan dan menggunakansegala apa yang dimiliki-Nya sesuai dengan kehendak-Nya, sesuai dengan ilmu-Nya dan juga sesuai dengan sunatullah yang ditetapkan-Nya.
9). Islam mengajarkan bahwa segala yang ada itu wujudnya bergantung pada Allah. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.(QS Al Ikhlaash [112] : 2).
Jika segala sesuatu bergantung pada Allah, maka dengan sendirinya juga tiada sesuatu pun selain Allah itu yang berdiri sendiri terpisah dan terlepas dari Allah, berada diluar Allah, dan berhadap-hadapan dengan Allah.
Kebenaran ajaran Islam yang diwahyukan itu pada gilirannya bisa mengingatkan dan menyadarkan manusia bahwa keberadaannya yang hanya sekejap di dunia ini mempunyai tugas, kewajiban dan tanggung jawab yang telah ditentukan dan ditetapkan oleh Allah, yaitu untuk beribadah dengan cara tunduk, menyerah, mau diperintah dan mau melaksanakan perintah-Nya (QS Adz-Dzaariyaat [51] : 56). Sedangkan tanggung jawabnya adalah sebagai khlifah, sebagai wakil Allah di muka bumi, sebagai pelaksana kehendak Allah dan juga sebagai pemimpin, baik pemimpin bagi dirinya sendiri, maupun bagi sesama makhluk lainnya (QS Al Baqarah [2] : 30).
Dengan demikian, jelaslah bahwa tujuan Islam diwahyukan adalah agar manusia bisa mengenal Allah dengan segala keagungan, kebesaran, dan kekuasaan-Nya, serta petunjuk, perintah, pertolongan dan perlindungan-Nya.
Tugas, kewajiban dan tanggung jawab manusia adalah mewujudkan ajaran Islam itu dalam kehidupan nyata, sehingga Islam bisa menjadi rahmat bagi seluruh alam semesta (rahmatan lil 'alamin).
Semoga Allah memberi kita kekuatan dan kesanggupan serta memudahkan kita untuk bisa melaksanakan apa yang dikehendaki-Nya. Amin Ya Rabbal 'Alamin.


Tiada ulasan:
Catat Ulasan